Perhalus bayangan agar terlihat lembut dan sinematik.
Atur pose subjek berjalan perlahan dengan bahu tegak dan pandangan lurus ke depan.
Tajamkan detail wajah secara natural tanpa efek berlebihan.
Pertahankan kesan realistis dan estetik khas street photography.”
Prompt 3:
“Optimalkan edit foto ini dengan nuansa dramatis cahaya samping di trotoar.
Perkuat kontras ringan agar tekstur jalan terlihat jelas.
Arahkan subjek duduk santai di tepi trotoar dengan tangan bertumpu di lutut.
Fokuskan pencahayaan pada wajah agar tatapan tampak ekspresif.
Jaga hasil tetap natural dan tidak terlihat seperti buatan AI.”
Prompt 4:
“Edit foto ini dengan gaya sinematik urban di trotoar malam hari.
Tambahkan pantulan cahaya lampu kota secara halus.
Posisikan subjek berdiri tegak sambil memasukkan satu tangan ke saku.
Perjelas mata dan ekspresi agar terlihat percaya diri.
Pertahankan warna kulit realistis dan estetik.”
Prompt 5:
“Sesuaikan edit foto dengan suasana hujan ringan di trotoar kota.
Perkuat detail permukaan jalan yang basah secara natural.
Arahkan subjek berjalan sambil sedikit menunduk dengan ekspresi tenang.
Tingkatkan ketajaman wajah tanpa menghilangkan kesan lembut.
Ciptakan nuansa street photography yang dramatis dan realistis.”
Prompt 6:
“Edit foto ini dengan pencahayaan senja yang lembut di trotoar.
Perhalus gradasi warna langit agar terlihat estetik.
Arahkan subjek berdiri menyamping dengan tatapan ke arah cahaya.
Tegaskan detail mata dan kontur wajah secara natural.
Pertahankan suasana fotogenik dan sinematik.”
Prompt 7:
“Optimalkan edit foto dengan gaya dokumenter street photography di trotoar.







