Tambahkan pantulan cahaya hijau aurora secara halus di sisi wajah dan mata agar terlihat hidup.
Ciptakan suasana malam yang dramatis namun tetap natural dengan detail bintang yang jelas.
Pastikan pencahayaan dan bayangan tetap konsisten sehingga hasil akhir terlihat sinematik dan tidak berlebihan.”
Prompt 5:
“Gunakan foto saya lalu ubah pose menjadi berdiri di atas tebing Preikestolen dengan latar fjord yang luas.
Buat saya merentangkan kedua tangan seolah menikmati udara segar pegunungan.
Arahkan tubuh saya menghadap pemandangan sementara wajah sedikit menoleh ke kamera dengan senyum bebas.
Tambahkan efek kabut tipis di kejauhan untuk memperkuat kesan dramatis.
Sesuaikan pencahayaan siang hari agar jatuh secara natural di wajah dan pakaian.
Jaga agar tekstur kulit tetap realistis dan tidak terlalu halus seperti filter berlebihan.”
Prompt 6:
“Pertahankan wajah asli saya lalu ubah pose menjadi sedang menyeruput kopi hangat di kafe kaca dengan latar pegunungan bersalju di Oslo.
Buat saya duduk menyamping dengan satu tangan memegang cangkir dan tangan lainnya bertumpu di meja.
Arahkan tatapan mata saya ke luar jendela dengan ekspresi tenang dan reflektif.
Tambahkan cahaya musim dingin yang masuk dari jendela dan menyinari wajah secara lembut.
Sesuaikan refleksi kaca agar terlihat realistis dan menyatu dengan komposisi foto.
Buat keseluruhan gambar terasa estetik, natural, dan fotogenik tanpa mengubah identitas asli saya.”













