RADARPANGANDARAN.COM – Percaya atau tidak, sehari di Bumi kini tidak selalu pas 24 jam. Dalam beberapa tahun terakhir, ilmuwan menemukan bahwa Bumi berputar sedikit lebih cepat dari biasanya.
Pada 29 Juni 2022, rotasi Bumi berlangsung 1,59 milidetik lebih cepat, lalu 26 Juli 2022, selisihnya jadi 1,50 milidetik. Puncaknya, pada 5 Juli 2024, hari di Bumi menjadi yang terpendek sepanjang sejarah, lebih cepat 1,66 milidetik dari normal.
Fenomena ini terus muncul hingga 2025, dengan beberapa hari berputar lebih cepat sekitar 1,2 hingga 1,4 milidetik. Kedengarannya memang kecil, tapi di dunia sains dan teknologi, perbedaan sekecil milidetik bisa memengaruhi sistem global.
Kenapa Bumi Bisa Ngebut?
Fenomena ini terjadi karena beberapa hal yang semuanya saling berkaitan. Salah satunya adalah mencairnya gletser di kutub. Saat es mencair, airnya menyebar ke seluruh lautan dan mengubah distribusi berat Bumi. Perubahan ini membuat planet kita berputar lebih cepat. Mirip seperti penari balet yang berputar semakin cepat saat menarik tangannya ke tubuh.
Selain itu, gempa bumi juga ikut mengubah pusat massa Bumi. Di sisi lain, arus laut dan gerakan inti cair Bumi terus menggeser posisi massa di dalam planet. Ada juga fenomena unik bernama Chandler Wobble, yaitu goyangan kecil poros Bumi yang bikin rotasinya sedikit berubah. Semua proses ini membuat kecepatan Bumi naik-turun secara alami.
Dampaknya ke Teknologi dan Kehidupan Modern
Mungkin kamu tidak akan merasakannya langsung, tapi dunia teknologi sangat sensitif terhadap perubahan waktu sekecil apa pun. Sistem seperti satelit, GPS, dan jaringan komunikasi mengandalkan waktu yang sangat presisi. Kalau rotasi Bumi sedikit lebih cepat, waktu dunia bisa bergeser, dan sistem digital bisa kehilangan sinkronisasi.
Para ilmuwan bahkan sempat membahas ide “negative leap second”, yaitu pengurangan satu detik dari waktu resmi dunia agar tetap sesuai dengan rotasi Bumi. Bayangin aja, satu detik saja bisa mengubah sistem waktu global! Meski begitu, sejauh ini belum ada bukti kalau perubahan rotasi ini berdampak besar pada kehidupan sehari-hari.







