Cara Cek Kesehatan Baterai EV, Parameter SoH Baterai EV yang Wajib Dicek Sebelum Beli EV Bekas!

 RADARPANGANDARAN.COM – Kesehatan baterai EV menjadi faktor krusial karena SoH menentukan nilai, jarak tempuh, dan risiko biaya besar.

Secara umum, banyak calon pembeli masih fokus pada desain dan harga kendaraan.

Namun demikian, kondisi baterai justru paling menentukan kualitas EV bekas.

Seiring meningkatnya adopsi EV, konsumen perlu memahami aspek teknis baru.

Dalam konteks ini, baterai menjadi komponen paling mahal pada kendaraan listrik.

Oleh karena itu, calon pembeli perlu memeriksa SoH secara akurat.

SoH menunjukkan kondisi baterai dibandingkan kapasitas awal saat baru.

Semakin rendah nilainya, semakin besar tingkat degradasi baterai.

Degradasi tersebut bersifat permanen dan terus berkembang.

Karena alasan itu, pemeriksaan sejak awal menjadi langkah penting.

Produsen global menggunakan standar teknis resmi untuk pengukuran baterai.

SAE, IEC, dan ISO berperan sebagai acuan industri internasional.

Standar tersebut memastikan metode pengukuran berjalan konsisten.

Dengan demikian, SoH bukan sekadar angka perkiraan.

Nilai SoH berasal langsung dari data sistem BMS kendaraan.

BMS mencatat seluruh riwayat penggunaan baterai.

Data inilah yang menentukan kesehatan baterai sebenarnya.

Parameter Resmi Penentu Kesehatan Baterai EV

Parameter utama kesehatan baterai EV mencakup usable battery capacity.

Dan parameter ini menunjukkan kapasitas aktual dibandingkan kapasitas awal.

SAE J1798 menjelaskan metode pengukuran kapasitas efektif baterai.

Semakin besar selisihnya, degradasi baterai semakin signifikan.