Periksa kondisi filter apakah hanya berdebu atau sudah terlalu kotor.
Jika debu masih tipis, kamu bisa membersihkannya dengan cara sederhana.
Tepuk perlahan filter untuk menghilangkan debu yang menempel.
Lakukan dengan hati-hati agar bentuk filter tidak berubah.
Jika kotoran masih menempel, gunakan semprotan angin bertekanan rendah.
Jangan menyemprot terlalu kencang agar filter tidak bengkok.
Filter udara motor matic yang bengkok tidak bisa menyaring udara maksimal.
Bentuk yang berubah membuat celah udara tidak tersaring sempurna.
Akibatnya, kotoran bisa masuk ke ruang bakar dan merusak komponen mesin.
Karena itu, selalu bersihkan filter dengan tekanan angin secukupnya.
Jika filter terlihat rapuh atau berubah bentuk, sebaiknya segera ganti.
Penggantian filter udara motor matic disarankan setiap 10.000 hingga 16.000 kilometer.
Jarak ini bisa berbeda tergantung kondisi jalan yang sering kamu lewati.
Lingkungan berdebu membuat filter udara motor matic lebih cepat kotor.
Performa mesin motor akan tetap terjaga jika filter dalam kondisi bersih.
Tarikan motor terasa lebih enteng dan responsif saat gas diputar.
Konsumsi bahan bakar juga bisa lebih efisien karena pembakaran optimal.
Perawatan motor matic seperti ini membantu memperpanjang usia mesin.
Kamu tidak perlu sering ke bengkel hanya untuk membersihkan filter.
Cukup luangkan waktu beberapa menit setiap servis ringan.
Periksa kondisi filter udara motor matic bersamaan dengan pengecekan oli.
Kebiasaan ini membuat kamu lebih peka terhadap perubahan performa mesin motor.









