Cara Merawat CV Joint Mobil, Cegah Boot Robek & Suara Kletek Sebelum Terlambat!

RADARPANGANDARAN.COM – Masalah merawat CV Joint sering muncul pada mobil FWD maupun mobil RWD.

Terutama saat boot CV Joint mulai robek dan grease bocor.

Boot rusak bisa membuat pelumas keluar dan kotoran masuk lalu menimbulkan suara kletek ketika belok tajam.

Mengutip dari Cars.com, kondisi ini bisa merusak joint dan membuat mobil kehilangan tenaga ke roda.

Suara klik atau popping saat belok adalah tanda outer joint mulai aus.

Karena itu, mengenali gejala awal dan tahu kapan harus mengganti CV Joint sangat penting.

Kenapa CV Joint Bisa Rusak?

CV Joint bekerja keras menyalurkan tenaga dari mesin ke roda dengan sudut bergerak.

Pada mobil FWD, beban joint depan lebih berat karena ikut mengatur arah roda.

Sementara mobil RWD biasanya memakai joint di poros belakang untuk menjaga kelenturan sistem gardan.

Kerusakan paling sering berasal dari boot CV Joint yang robek akibat usia atau kondisi jalan.

Grease bocor membuat joint kehilangan pelumasan dan cepat aus.

Pelumas yang tercecer biasanya terlihat di bagian dalam roda atau sekitar karet boot.

Jika pelumas hilang dan kotoran masuk, joint mulai mengeluarkan suara kletek saat belok.

Referensi Daihatsu menyebut suara kletek biasanya berasal dari outer joint yang sudah terkontaminasi.

Toyota Auto2000 juga menegaskan bahwa suara tek-tek saat belok adalah gejala kerusakan as roda.

Segera periksa kondisi ini agar kerusakannya tidak berkembang menjadi masalah yang lebih mahal.

Cara Merawat CV Joint Agar Tidak Cepat Rusak

Perawatan penting adalah memeriksa boot CV Joint secara berkala saat service.