Honda Indonesia menyarankan pengecekan as roda pada mobil FWD agar boot tetap dalam kondisi baik.
Jika boot mulai retak atau lembek, lakukan penggantian sebelum grease bocor.
Menurut panduan teknis Auto Parts Central, Anda masih bisa mengganti boot yang rusak tanpa harus mengganti joint selama kerusakannya belum parah.
Namun, jika Anda mendengar suara kletek saat berbelok, segera periksa joint.
Suzuki Indonesia menjelaskan bahwa suara kletek menandakan komponen dalam joint mulai aus.
Pada tahap ini, mengganti grease saja tidak akan menyelesaikan masalah.
Wuling menambahkan bahwa getaran saat akselerasi juga menjadi tanda joint melemah.
Jika grease bocor parah, joint mungkin memerlukan penggantian total.
Mitsubishi menjelaskan bahwa Anda perlu melakukan perawatan driveline setelah melewati jalan rusak.
Debu kasar bisa merusak boot dan membuat joint bekerja ekstra keras.
Untuk mencegah kerusakan, bersihkan area roda dan cek kondisi karet pelindung.
Penggunaan mobil harian di kota besar sering membuat boot rentan terkena panas mesin.
Karena itu, mereka menganjurkan Anda untuk melakukan pemeriksaan rutin setiap 10.000 km.
Jika suara kletek muncul, jangan tunggu sampai joint patah atau kehilangan daya.
Merawat CV Joint bukan hal sulit, tapi perlu perhatian rutin agar boot tetap utuh dan grease tidak bocor.
Mobil dengan sistem FWD dan RWD sama-sama membutuhkan pengecekan berkala agar joint tetap sehat.
Dengan memahami gejala seperti boot robek dan suara kletek saat berbelok, Anda bisa mencegah kerusakan besar sejak dini.













