RADARPANGANDARAN.COM – Ketika motor jarang digunakan, banyak orang lupa bahwa kondisi tersebut bisa menimbulkan risiko kerusakan.
Padahal, merawat motor yang jarang dipakai sangat penting agar mesin dan komponen tetap sehat.
Dalam penyimpanan lama, cara menyimpan motor juga harus benar agar tidak muncul masalah baru.
Hal ini termasuk menjaga aki tetap sehat dan mencegah risiko bensin basi di tangki motor.
Jika salah langkah, motor bisa sulit hidup, aki tekor, hingga mesin rusak.
Cara Merawat Motor Jarang Dipakai Agar Tetap Sehat
Motor yang jarang digunakan tetap memerlukan perawatan rutin.
Langkah pertama, bersihkan motor sebelum menyimpannya dalam waktu lama.
Debu dan lumpur bisa memicu karat pada bagian logam tertentu.
Menurut Wahana Honda, Anda sebaiknya menyalakan motor selama 5–10 menit setiap hari.
Tujuannya menjaga oli bersirkulasi dan mencegah aki kehilangan daya.
Jika tidak sempat menyalakan motor, cukup lakukan beberapa hari sekali.
Pastikan juga tekanan ban tetap stabil selama masa penyimpanan.
Jika Anda membiarkan motor terlalu lama tanpa bergerak, ban dapat membentuk flat spot.
Gunakan standar tengah agar beban ban berkurang selama penyimpanan.
Astra Otoshop juga menyarankan Anda mengisi tangki bensin sebelum menyimpan motor.
Tangki penuh membantu mengurangi ruang udara yang memicu kondensasi.
Air di dalam tangki bisa menyebabkan karat dan merusak saluran bahan bakar.
Jika jadwal servis sudah dekat, ganti oli sebelum penyimpanan.
Mengganti oli dengan yang baru akan membantu melindungi mesin meskipun Anda tidak menggunakannya.







