RADARPANGANDARAN.COM – Merawat motor tua harus dimulai dengan mengecek kompresi mesin, kondisi selang bensin vakum, dan karet engine mounting bushing.
Bagian-bagian ini sangat berpengaruh pada performa dan kenyamanan motor harian.
Jika kamu membiarkan ketiganya rusak, tarikan motor akan menjadi berat, konsumsi bensin meningkat, dan getaran semakin parah.
Karena itu, pemeriksaan rutin jadi kunci utama agar motor tua tetap sehat.
Cek Kompresi Mesin Motor untuk Jaga Tenaga Tetap Optimal
Kompresi yang sehat menentukan seberapa kuat mesin bekerja untuk penggunaan harian.
Ketika kompresi turun, motor langsung terasa loyo dan tidak stabil saat digas.
Kamu bisa memeriksa kompresi menggunakan alat sederhana bernama compression tester.
Mengutip dari Astra Oto Shop, cara mengeceknya adalah melepas busi, memasang alat tester, lalu menyalakan starter.
Tekanan kompresi kemudian muncul di angka pengukur pada alat tersebut.
Suzuki Indonesia juga menjelaskan metode serupa, yaitu memasukkan selang pengukur ke lubang busi dan membaca hasilnya.
Motor tua sering mengalami kompresi turun karena ring piston aus atau ruang bakar kotor.
Jika hasil tes berada di bawah standar, kamu perlu melakukan pemeriksaan lanjutan.
Biasanya mekanik akan mengecek ring piston, dinding silinder, dan seal klep.
Perbaikan kecil bisa mengembalikan tenaga motor menjadi normal lagi.
Selang Bensin Vakum & Engine Mounting Bushing Wajib Dicek Rutin
Selain kompresi, motor tua sering bermasalah pada bagian selang bensin vakum.
Selang ini berfungsi mengalirkan bensin dan menjaga tekanan vakum karburator.







