Relay yang teroksidasi bisa menolak arus dan membuat komponen mobil mati tiba-tiba.
Panasonic Industry juga menekankan sensitivitas relay terhadap suhu dan kelembapan berlebih.
Perawatan Relay dan Konektor yang Tepat
Relay bekerja sebagai saklar elektrik untuk berbagai sistem kendaraan.
Karena fungsinya vital, kondisinya harus tetap optimal dalam segala cuaca.
Bosch mencatat bahwa kelembapan tinggi dapat memengaruhi keandalan relay secara langsung.
Konektor yang basah bisa mempercepat pembentukan karat pada terminalnya.
Jika dibiarkan, karat menghambat aliran listrik dan membuat relay bermasalah.
Konektor teroksidasi sering menjadi penyebab sistem gagal bekerja.
Untuk mencegah hal ini, bersihkan area konektor minimal sebulan sekali.
Gunakan semprotan contact cleaner agar kotoran dan sisa air hilang sepenuhnya.
Pastikan juga setiap sambungan terkunci rapat dan tidak longgar.
General Motors menekankan pentingnya housing kedap air untuk komponen listrik luar kabin.
Perlindungan fisik ini membuat komponen lebih tahan terhadap hujan dan percikan air jalan.
Cara Pemeriksaan Kelistrikan yang Aman di Rumah
Pemeriksaan ringan bisa dilakukan sendiri tanpa alat khusus.
Pastikan aki dalam kondisi baik dan terminalnya bersih.
Periksa semua sekring pada kotak sekring utama secara rutin.
Pastikan tidak ada yang menghitam atau meleleh.
Lanjutkan dengan memeriksa kondisi kabel pada area mesin.
Jika terlihat lembap, segera keringkan dengan lap bersih.
Cek juga kabel yang memiliki isolasi retak atau mengelupas.













