RADARPANGANDARAN.COM – Charger menancap listrik sering dianggap sepele, padahal memengaruhi hemat listrik rumah melalui phantom load dan vampire power.
Banyak orang membiarkan kepala charger tetap tertancap setelah ponsel dilepas, tanpa memikirkan konsumsi listrik tersembunyi setiap hari.
Kebiasaan kecil tersebut terlihat tidak berbahaya, namun perlahan meningkatkan penggunaan listrik rumah tangga sepanjang waktu tanpa disadari.
Fenomena ini dikenal sebagai phantom load, yaitu kondisi perangkat elektronik tetap menyedot daya walaupun tidak digunakan.
Istilah lain yang sering digunakan adalah vampire power, menggambarkan listrik yang “diisap” perangkat saat standby.
Charger ponsel termasuk penyumbang kecil, tetapi tetap menarik arus selama masih terhubung dengan stop kontak.
Dalam kondisi tanpa beban, konsumsi listrik charger memang rendah, biasanya hanya sekitar 0,1 hingga 0,5 watt.
Meski kecil, konsumsi listrik tersebut terus berlangsung selama 24 jam jika charger menancap listrik tanpa dicabut.
Bayangkan satu rumah memiliki banyak adaptor, mulai charger ponsel, laptop, tablet, hingga power bank.
Jumlah adaptor yang terus terhubung dapat meningkatkan akumulasi konsumsi listrik bulanan secara perlahan.
Selain adaptor, perangkat standby lain juga berkontribusi, seperti televisi, dispenser, microwave, dan rice cooker digital.
Lampu indikator standby yang menyala sepanjang hari menandakan perangkat masih mengonsumsi daya listrik.
Akumulasi listrik kecil dari berbagai perangkat akhirnya menambah beban biaya listrik tahunan rumah tangga.











