RADARPANGANDARAN.COM – Getaran mesin yang makin kuat sering muncul karena engine mount mulai melemah atau rusak.
Jika dibiarkan, getaran mesin bisa menyebar ke kabin dan merusak komponen lain.
Tanda kerusakan mount sering muncul lewat suara kasar, posisi mesin yang miring, atau hentakan saat Anda menekan pedal gas.
Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan mount juga bisa membuat biaya perbaikan membengkak jika Anda membiarkannya terlalu lama.
Karena itu penting memahami fungsi mount serta tanda kerusakan sejak awal.
Fungsi Engine Mount dan Kenapa Komponen Ini Penting
Engine mount punya tugas utama menahan mesin agar tetap stabil.
Menurut Wuling, insulator mount meredam getaran agar tidak masuk ke kabin.
Mount juga menjaga posisi mesin tetap sejajar dengan sasis kendaraan.
Karet pada mount menyerap getaran tinggi yang muncul saat mesin bekerja.
SAE International menjelaskan, kualitas engine mount sangat memengaruhi suara dan vibrasi kendaraan.
Dengan mount yang baik, suara mesin lebih halus saat putaran rendah.
Mount juga membantu menjaga keseimbangan mesin saat akselerasi cepat.
Family Auto Service menjelaskan bahwa mount yang rusak dapat menimbulkan suara “klotok” ketika Anda menginjak pedal gas.
Selain suara, mount rusak membuat mesin bergerak berlebihan.
Hal ini bisa terasa saat mobil berhenti dan getaran kabin mendadak lebih keras.
Auto Expert Workshop mencatat kerusakan mount bisa merusak kabel, selang, dan pipa knalpot.
Karena itu memeriksa kondisi mount sangat penting, terutama mobil berusia di atas lima tahun.
Tanda Engine Mount Rusak dan Estimasi Biaya Perbaikan
Ada beberapa tanda kerusakan mount yang mudah Anda kenali.













