Dilema Harga BBM Non Subsidi Naik, Ojol PCX 160 Bingung Pilih Hemat Dompet atau Jaga Mesin

RADARPANGANDARAN.COMHarga BBM non subsidi yang terus meningkat membuat banyak pengemudi ojek online menghadapi dilema besar saat mengisi bahan bakar di SPBU.

Kondisi ini paling terasa bagi pengguna motor dengan kompresi mesin tinggi yang membutuhkan bahan bakar beroktan lebih tinggi.

Salah satu yang merasakan langsung dampaknya adalah seorang pengemudi ojol sekaligus konten kreator bernama Mz Ojol.

Menurutnya, kini setiap kali mengisi bahan bakar muncul pertanyaan sulit yang harus dijawab.

Lebih sayang isi dompet atau lebih sayang mesin kendaraan yang digunakan setiap hari untuk mencari nafkah.

Ia mengaku menggunakan motor PCX 160 bukan untuk gaya-gayaan atau sekadar mengikuti tren.

Motor tersebut dipilih karena menawarkan kenyamanan lebih baik bagi penumpang saat perjalanan jauh.

Namun kenyamanan itu kini datang bersama konsekuensi biaya operasional yang semakin besar.

Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Bikin Pengeluaran Membengkak

Mz Ojol menjelaskan bahwa selisih harga antara BBM RON 90 dan RON 92 kini terasa sangat besar.

Menurutnya, RON 90 masih berada di kisaran Rp10 ribuan per liter.

Sementara RON 92 dan di atasnya sudah menembus angka Rp16 ribu lebih per liter.

Selisih sekitar Rp6 ribuan per liter terlihat kecil dalam sekali pengisian.

Namun bagi pengemudi ojol yang setiap hari menempuh jarak panjang, angkanya menjadi sangat signifikan.

Biaya operasional harian pun ikut melonjak dibandingkan beberapa waktu lalu.

Situasi ini membuat banyak pengemudi mulai menghitung ulang pengeluaran mereka setiap bulan.