Gunakan sudut drone shoot dari atas dengan jarak sedang agar terlihat suasana kota malam yang luas dan sinematik.
Buat saya menundukkan kepala sedikit sambil menatap ke arah jalanan bercahaya di bawah dengan ekspresi contemplatif.
Biarkan angin malam menggerakkan rambut dan pakaian secara halus agar tampak hidup dan fotogenik.
Pertahankan detail wajah asli saya dan hindari efek blur berlebihan supaya hasil tetap realistis dan estetik.”
Prompt 3:
“Pertahankan wajah dan tubuh asli saya lalu ubah pose menjadi berdiri menyamping di atap gedung kota saat malam hari.
Gunakan drone shoot dengan angle miring dari depan sehingga separuh wajah terlihat jelas dan separuh lainnya terkena bayangan.
Buat saya menoleh ke kamera dengan tatapan tajam dan penuh makna agar karakter misterius terasa kuat.
Tambahkan cahaya lampu kota yang memantul di mata sehingga terlihat hidup dan tidak kosong.
Ciptakan suasana dramatis dengan kontras cahaya dan bayangan yang natural tanpa membuatnya tampak seperti gambar buatan.”
Prompt 4:
“Edit foto saya tanpa mengganti bentuk tubuh lalu ubah menjadi berjalan perlahan di atas atap gedung dengan latar cityscape malam hari yang luas.
Ambil sudut drone shoot dari belakang atas sehingga langkah kaki dan bayangan tubuh terlihat jelas.
Buat saya sedikit menoleh ke arah kamera dengan ekspresi tenang namun tegas.
Tambahkan efek angin yang menggerakkan pakaian secara realistis agar terlihat dinamis dan sinematik.
Pastikan tekstur kulit dan detail wajah tetap natural serta tidak terlihat seperti hasil generasi gambar baru.”
Prompt 5:
“Ubah foto asli saya menjadi seolah sedang berdiri di tengah atap gedung kota dengan posisi tangan dimasukkan ke saku jaket.













