Pertahankan tekstur kulit asli tanpa efek berlebihan supaya hasil edit foto tetap natural dan tidak terlihat seperti buatan AI.”
Prompt 2:
“Edit foto saya seolah sedang memilih takjil di pasar Ramadan saat ngabuburit.
Buat pose tangan saya sedang menunjuk salah satu makanan dengan ekspresi antusias dan mata berbinar alami.
Arahkan tubuh sedikit menyamping agar terlihat dinamis dan aktif.
Tambahkan latar pedagang takjil dengan lampu-lampu kecil yang mulai menyala menjelang malam.
Ciptakan suasana ramai namun tetap fokus pada wajah saya yang terlihat hidup dan realistis.
Gunakan pencahayaan hangat khas sore hari agar nuansa puasa dan kebersamaan terasa kuat.”
Prompt 3:
“Ubah foto saya menjadi sedang berjalan santai di trotoar kota saat ngabuburit bersama teman.
Buat langkah kaki terlihat alami dengan satu kaki sedikit di depan dan tangan bergerak ringan mengikuti arah jalan.
Tampilkan ekspresi wajah tersenyum sambil berbicara agar terlihat spontan dan tidak kaku.
Arahkan pandangan mata ke arah teman di samping supaya foto terasa natural dan penuh interaksi.
Tambahkan latar langit senja berwarna jingga keunguan serta siluet gedung kota agar terlihat realistis.
Pertahankan detail bayangan dan cahaya agar edit foto terlihat menyatu dengan suasana asli.”
Prompt 4:
“Edit foto saya menjadi seolah sedang duduk di atas motor yang terparkir sambil menunggu waktu berbuka saat ngabuburit.
Buat posisi tubuh rileks dengan satu tangan memegang helm dan satu tangan bertumpu ringan di jok.
Arahkan wajah sedikit menoleh ke arah kamera dengan tatapan tenang dan penuh refleksi.













