Electric Water Pump EV & Katup Pendingin EV, Rahasia Thermal Management EV yang Jarang Dibahas!

RADARPANGANDARAN.COM – Electric water pump EV dan katup pendingin EV menjadi inti thermal management EV modern.

Keduanya mengatur pendinginan baterai, motor listrik, dan power electronics secara presisi.

Berbeda dengan mobil konvensional, sistem ini bekerja sepenuhnya secara elektronik.

Pompa tidak lagi bergantung pada mesin bensin.

Sebaliknya, motor listrik internal menggerakkan pompa secara variabel.

Karena itu, sistem menyesuaikan aliran cairan sesuai kebutuhan suhu.

Dengan demikian, kendaraan memperoleh kontrol temperatur lebih presisi.

Selain itu, ECU kendaraan mengendalikan pompa melalui jaringan elektronik.

Katup pendingin EV secara aktif membuka dan menutup jalur coolant.

Akibatnya, sistem mendistribusikan pendinginan secara efisien.

Teknologi ini menjaga performa baterai tetap stabil.

Selain itu, thermal management EV modern mengintegrasikan sistem elektronik penuh.

Arsitektur ini memungkinkan kendaraan mengatur suhu secara dinamis saat melaju.

Hasilnya, komponen tidak mudah mengalami overheat.

Di sisi lain, efisiensi energi kendaraan ikut meningkat.

Produsen EV besar kini mengadopsi sistem ini secara luas.

Sebagai contoh, Tesla dan Hyundai memelopori penerapan teknologi tersebut.

Cara Kerja Electric Water Pump EV dalam Sistem Pendingin Baterai

Electric water pump EV mensirkulasikan coolant ke berbagai komponen utama.

Coolant mengalir menuju baterai, inverter, dan motor listrik.

Namun demikian, pompa tidak bekerja konstan seperti sistem mekanis.

Sebaliknya, sistem mengatur kecepatan pompa berdasarkan beban panas.