EV Heat Pump vs Electric Heater, Mana yang Lebih Efisien dan Tahan Jarak Tempuh?

RADARPANGANDARAN.COM – EV heat pump dan electric heater menjadi pembeda penting karena efisiensi pemanas langsung memengaruhi jarak tempuh EV.

Karena itu, pengguna tidak boleh menganggap sistem pemanas sekadar fitur tambahan.

Saat ini, produsen EV modern mulai memprioritaskan efisiensi sistem HVAC.

Sistem pemanas kabin menyerap energi besar langsung dari baterai.

Akibatnya, jarak tempuh EV dapat turun signifikan saat cuaca dingin.

Oleh sebab itu, perbandingan kedua sistem pemanas ini menjadi semakin relevan.

Tesla, Hyundai, dan Volkswagen membahas perbedaan tersebut secara teknis.

Heat pump mampu menghemat energi hingga 30 persen.

Tesla mempublikasikan penjelasan tersebut melalui Tesla Engineering Blog.

Sementara itu, produsen masih menggunakan electric heater pada banyak EV entry-level.

Teknologi ini menawarkan desain sederhana dengan biaya produksi lebih rendah.

Namun demikian, sistem ini meningkatkan konsumsi energi secara signifikan.

Karena itu, calon pengguna EV perlu memahami perbedaan kedua sistem ini.

Selain efisiensi, pengguna juga perlu memperhatikan aspek inspeksi komponen.

Perawatan sistem pemanas sangat memengaruhi keandalan EV jangka panjang.

Perbedaan Efisiensi EV Heat Pump dan Electric Heater

EV heat pump memindahkan panas alih-alih menghasilkan panas baru.

Artinya, sistem menghasilkan panas dua hingga empat kali dari energi listrik yang digunakan.

Sebaliknya, electric heater EV menghasilkan panas melalui resistansi listrik.

Electric heater hanya memiliki COP mendekati satu.