Saat kondisi itu muncul, pengemudi harus berhenti.
Keputusan berbalik arah bisa mencegah kerusakan mesin.
Fitur ini bekerja optimal saat mobil bergerak perlahan.
Kecepatan rendah membantu pembacaan lebih stabil.
Riak air dapat memengaruhi akurasi sensor.
Karena itu pengemudi tetap perlu berhati-hati.
Beberapa mobil menyediakan fitur wade mode.
Wade mode meningkatkan kemampuan menerobos air.
Sistem biasanya menaikkan suspensi udara otomatis.
Ground clearance bertambah sehingga mobil lebih aman.
Cara Kerja Wading Sensor juga terintegrasi dengan sistem lain.
Sistem kontrol traksi dapat menyesuaikan respons kendaraan.
Mode berkendara khusus membantu menjaga stabilitas.
Teknologi ini memberi rasa percaya diri lebih tinggi.
Pengemudi tidak lagi mengandalkan perkiraan visual.
Pengukuran sensor ultrasonik jauh lebih presisi.
Keunggulan utama Fitur Wading Sensor adalah pencegahan kerusakan mesin.
Air intake yang menghisap air bisa dihindari.
Biaya perbaikan akibat water hammer sangat mahal.
Karena itu fitur ini bernilai investasi jangka panjang.
SUV premium banyak mengadopsi teknologi ini.
Salah satu pelopor teknologi wade sensing adalah Land Rover.
Model seperti Land Rover Defender mampu menerobos air hingga 900mm.
Selain itu ada Land Rover Discovery yang memakai sistem serupa.
Teknologi ini juga hadir pada Range Rover terbaru.
Pabrikan lain mulai mengikuti tren ini.
Jetour T2 memakai Wading Radar untuk membaca genangan.
SUV listrik seperti BYD Yangwang U8 bahkan dirancang mampu mengapung.
Perkembangan ini menunjukkan pentingnya teknologi keselamatan aktif.










