RADARPANGANDARAN.COM – Fitur Wading Sensor adalah teknologi keselamatan aktif untuk mengukur kedalaman air dan mencegah water hammer pada SUV modern.
Fitur Wading Sensor membantu pengemudi saat melintasi genangan atau banjir.
Teknologi ini sangat penting bagi pengguna SUV off-road.
Risiko terbesar saat menerobos banjir adalah water hammer.
Water hammer terjadi ketika mesin menghisap air ke ruang bakar.
Kondisi tersebut bisa merusak komponen mesin secara fatal.
Fitur Wading Sensor memberi data akurat sebelum risiko muncul.
Pengemudi bisa mengambil keputusan lebih aman dan terukur.
Teknologi ini bekerja memakai sensor ultrasonik atau radar.
Pabrikan biasanya menempatkan sensor di spion pintu atau bumper.
Cara Kerja Wading Sensor memanfaatkan gelombang suara atau elektromagnetik.
Sensor akan memancarkan sinyal ke permukaan air.
Gelombang itu memantul kembali menuju sensor.
Sistem menghitung waktu pantulan secara presisi.
Metode ini dikenal sebagai time-of-flight.
Waktu pantulan cepat menandakan air dangkal.
Waktu pantulan lambat menunjukkan air lebih dalam.
Data tersebut langsung diolah menjadi informasi ketinggian air.
Informasi tampil real-time di layar infotainment.
Pengemudi dapat memantau grafik kedalaman air dengan mudah.
Tampilan visual biasanya berbentuk indikator digital.
Beberapa sistem menambahkan garis batas aman kendaraan.
Jika air mendekati batas maksimum, sistem memberi peringatan.
Peringatan muncul dalam bentuk visual dan suara.
Layar bisa berubah warna sebagai tanda bahaya.
Warna abu-abu sering menandakan batas aman terlampaui.













