RADARPANGANDARAN.COM –Â Gas pol mesin dingin terbukti mempercepat keausan piston karena oli belum bersirkulasi optimal.
Sayangnya, banyak pengendara motor masih melakukan kebiasaan ini setiap hari.
Padahal, pengendara tidak langsung merasakan dampaknya dalam waktu singkat.
Namun demikian, efek kerusakan akan terakumulasi seiring pemakaian harian.
Pabrikan motor sebenarnya telah menyampaikan peringatan resmi.
Sebagai contoh, Honda menyarankan pengendara menghindari akselerasi tinggi saat mesin dingin.
Anjuran tersebut tercantum jelas dalam buku manual resmi Honda.
Tujuannya agar oli sempat melumasi seluruh komponen mesin secara merata.
Tanpa pelumasan optimal, komponen mesin mengalami gesekan awal lebih besar.
Gesekan tersebut kemudian mempercepat keausan piston.
Selain Honda, Yamaha juga menyampaikan peringatan serupa melalui manual resminya.
Mesin memerlukan waktu singkat untuk mencapai suhu kerja ideal.
Oleh karena itu, pengendara sebaiknya menghindari penggunaan RPM tinggi.
Gas pol saat mesin dingin bukan sekadar kebiasaan buruk.
Secara teknis, kebiasaan ini mempercepat penurunan performa mesin.
Efek kerusakan biasanya baru terasa setelah pemakaian jangka panjang.
Keausan Piston Saat Mesin Dingin Secara Teknis
Saat mesin dingin, piston belum mencapai toleransi kerja optimal.
Menurut HowStuffWorks, logam akan memuai ketika suhu meningkat.
Dalam kondisi dingin, celah piston dan silinder masih terlalu longgar.
Akibatnya, kondisi ini meningkatkan risiko gesekan awal.
SAE International menyebut sebagian besar keausan terjadi saat cold start.







