RADARPANGANDARAN.COM –Â Perawatan gearbox EV menjadi aspek penting karena performanya sangat bergantung pada kondisi oli dan seal.
Secara teknis, gearbox EV bekerja berbeda dari transmisi mobil konvensional.
EV menghasilkan torsi instan sejak putaran awal motor.
Karena itu, gearbox reduksi menerima beban tinggi secara konsisten.
Meskipun strukturnya sederhana, komponen ini tetap memerlukan perhatian khusus.
Banyak pabrikan menyebut oli gearbox EV sebagai lifetime oil.
Namun demikian, dokumen resmi tetap menjelaskan kondisi tertentu yang memerlukan penggantian.
Seiring waktu, transisi ke perawatan menjadi krusial pada pemakaian jangka panjang.
Kondisi ekstrem dapat mempercepat degradasi oli dan seal.
Air, panas, dan kontaminasi secara langsung memengaruhi kinerja gearbox.
Sebagai contoh, Tesla menjelaskan gearbox terintegrasi dalam drive unit EV.
Dokumen Tesla Service Manual tetap mewajibkan pemeriksaan oli.
Terutama jika pengemudi mendengar bunyi abnormal atau melihat rembesan.
Hyundai juga menyampaikan prinsip serupa pada Kona Electric.
Oleh karena itu, pabrikan tetap menyarankan pemeriksaan berkala.
Dengan perawatan sederhana, pemilik dapat mencegah kerusakan unit yang mahal.
Perawatan Oli Gearbox Reduksi EV Berdasarkan Manual Pabrikan
Gearbox reduksi EV menggunakan oli khusus dengan viskositas rendah.
Menurut SAE International, oli EV harus tahan shear tinggi.
Selain itu, oli harus kompatibel dengan material seal EV.
Tesla menggunakan drive unit fluid dengan stabilitas termal tinggi.
Berdasarkan Tesla Service Manual, teknisi mengganti oli jika menemukan kontaminasi.












