Pendekatan multimodal seperti ini membuat hasil akhir terasa lebih personal dan relevan.
Kontrol yang Lebih Detail untuk Pengguna
Salah satu daya tarik utama dari inovasi ini adalah fleksibilitas pengaturan.
Pengguna dapat menentukan tempo cepat atau lambat, nuansa ceria atau melankolis, hingga memilih karakter vokal pria atau wanita.
Kombinasi kontrol tersebut memberi pengalaman yang mendekati proses produksi musik profesional.
Meski durasi lagu relatif singkat, struktur yang dihasilkan tetap mencakup intro, bagian utama, dan penutup yang harmonis.
Hal ini menjadikan hasilnya cocok untuk kebutuhan media sosial maupun proyek kreatif singkat.
Dampak pada Industri Musik
Kemampuan AI dalam menciptakan lagu tentu membawa perubahan besar.
Di satu sisi, teknologi ini mendorong demokratisasi kreativitas karena siapa saja bisa berkarya.
Di sisi lain, muncul kekhawatiran mengenai peran musisi dan komposer tradisional.
Beberapa pihak menilai bahwa AI dapat menjadi alat bantu, bukan pengganti.
Musisi dapat memanfaatkan teknologi ini untuk eksplorasi ide awal sebelum dikembangkan lebih lanjut secara manual.
Namun tidak sedikit pula yang mengkhawatirkan potensi penurunan nilai orisinalitas jika penggunaan AI tidak diatur dengan bijak.
Pro dan Kontra yang Muncul
Setiap inovasi besar selalu diiringi perdebatan.
Pendukung teknologi ini berargumen bahwa AI mempercepat proses kreatif dan membuka peluang ekonomi baru.
Konten kreator dapat menghasilkan latar musik unik tanpa harus membeli lisensi mahal.











