Produksi terbatas tersebut menjaga eksklusivitas model.
Selain itu, pendekatan ini membuka ruang eksperimen teknis lebih berani.
HiPhi A mengusung konfigurasi multi-motor bertenaga tinggi.
Sistem tersebut menghasilkan output lebih dari 1.000 tenaga kuda.
Pabrikan menyampaikan angka performa ini secara terbuka.
Sistem all-wheel drive menyalurkan tenaga ke seluruh roda.
Unit kontrol mengatur distribusi daya secara individual.
Human Horizons mengembangkan teknologi torque vectoring secara internal.
Teknologi ini meningkatkan stabilitas pada kecepatan tinggi.
Selain itu, baterai menggunakan arsitektur 800 volt.
Pengembang memfokuskan sistem ini pada konsistensi daya, bukan jarak tempuh.
Human Horizons memilih tidak mengumumkan kapasitas baterai.
Pendekatan tersebut lazim diterapkan pada mobil lintasan.
Pabrikan mengklaim akselerasi 0–100 km/jam di bawah dua detik.
Selain itu, kecepatan puncak diklaim melebihi 300 km/jam.
Data performa ini muncul melalui rilis resmi HiPhi.
Teknologi, Produksi, dan Alasan HiPhi A Tidak Massal
HiPhi A menggunakan sasis ringan berbahan aluminium dan material komposit.
Desainer memanfaatkan panel bodi serat karbon.
Strategi ini bertujuan menekan bobot kendaraan.
Selain itu, tim engineering meningkatkan kekakuan struktural secara signifikan.
Sistem aerodinamika mengandalkan komponen aktif.
Mobil ini menggunakan sayap belakang dan diffuser aktif.
Tim aerodinamika merancang komponen tersebut untuk stabilitas kecepatan tinggi.
Namun, Human Horizons memilih tidak merilis data downforce resmi.







