Jalan Bergelombang Bikin Suspensi Mentok? Cek 3 Penyebab Utamanya

RADARPANGANDARAN.COM – Suspensi motor sering mengalami bottoming di jalan bergelombang karena preload salah, oli menurun, dan komponen aus.

Dalam kondisi ini, suspensi cepat mentok saat menerima benturan.

Akibatnya, kenyamanan dan kontrol motor langsung menurun drastis.

Pengendara pun merasakan hentakan keras dari bagian kolong motor.

Masalah ini sebenarnya tidak muncul secara tiba-tiba.

Sebaliknya, proses teknis terjadi perlahan seiring pemakaian.

Oleh karena itu, pemahaman dasar tentang sistem suspensi menjadi penting.

Namun, banyak pengguna hanya mengganti shock tanpa menganalisis penyebab utama.

Padahal, setelan dan kondisi internal sangat menentukan kinerja suspensi.

Honda dan Yamaha sama-sama menekankan pentingnya setelan sesuai beban.

Jika pengendara mengabaikannya, suspensi kehilangan kemampuan meredam guncangan.

Dampak tersebut terasa jelas saat motor melaju di jalan tidak rata.

Motor kemudian terasa memantul dan sulit dikendalikan.

Selain itu, kelelahan komponen pendukung ikut meningkat.

Oleh sebab itu, pengendara tidak boleh menganggap perawatan suspensi sebagai hal sepele.

Preload Salah Membuat Suspensi Cepat Kehabisan Travel

Preload yang salah sering menjadi penyebab utama suspensi motor mengalami bottoming.

Dalam service manual, Honda menjelaskan peran preload terhadap nilai sag suspensi.

Sag menentukan posisi kerja awal pegas suspensi.

Jika pengendara mengatur preload terlalu rendah, suspensi langsung tertekan di jalan rusak.

Akibatnya, travel suspensi cepat habis sebelum meredam benturan.