RADARPANGANDARAN.COM – Tips memilih BBM wajib dipahami pemilik kendaraan agar performa kendaraan tetap optimal dan mesin lebih awet.
Masih banyak pengendara memilih bahan bakar minyak hanya berdasarkan harga tanpa memperhatikan kebutuhan mesin kendaraan.
Padahal, kesalahan memilih BBM bisa memicu knocking, tarikan berat, hingga mempercepat kerusakan komponen mesin kendaraan.
Karena itu, memahami perbedaan RON 90, RON 92, dan RON 95 menjadi langkah penting sebelum mengisi bahan bakar.
Tips memilih BBM sesuai rasio kompresi mesin
Hal pertama yang wajib diperhatikan saat memilih BBM ialah rasio kompresi mesin kendaraan.
Semakin tinggi rasio kompresi mesin, semakin tinggi pula angka oktan yang dibutuhkan kendaraan.
Kendaraan dengan rasio kompresi 7:1 hingga 9:1 cocok menggunakan BBM RON 88 seperti Premium.
Sementara kendaraan dengan rasio kompresi 9:1 sampai 10:1 lebih cocok memakai RON 90 atau RON 92.
Jenis BBM tersebut biasa ditemukan pada Pertalite maupun Pertamax untuk penggunaan harian.
Mesin dengan rasio kompresi 10:1 hingga 11:1 disarankan memakai RON 92 agar pembakaran lebih sempurna.
Sedangkan kendaraan berkompresi tinggi 11:1 hingga 12:1 membutuhkan RON 95 atau lebih tinggi.
Penggunaan RON 95 sangat cocok untuk mobil performa tinggi dan motor premium berteknologi modern.
Jika oktan terlalu rendah, proses pembakaran menjadi tidak stabil dan memicu suara ngelitik pada mesin.
Kondisi knocking tersebut dapat merusak piston hingga komponen penting lainnya jika terus dibiarkan.
RON 90, RON 92, dan RON 95 punya fungsi berbeda
RON 90 menjadi pilihan populer untuk kendaraan harian dengan kebutuhan mesin standar dan konsumsi irit.







