RADARPANGANDARAN.COM – cek BIOS laptop jadi langkah paling penting sebelum kamu membeli laptop bekas atau second agar tidak tertipu penjual.
Banyak kasus pembeli kecewa karena laptop yang dibeli ternyata bermasalah sejak awal.
Salah satu tanda paling fatal adalah BIOS yang terkunci tanpa penjelasan jelas dari penjual.
Kalau kamu tidak teliti, kamu bisa rugi besar karena laptop jadi tidak bisa digunakan maksimal.
Cara cek BIOS laptop bekas dengan mudah
Pertama, kamu harus tahu cara masuk ke BIOS laptop dengan benar dan cepat.
Caranya cukup sederhana, kamu hanya perlu restart laptop yang ingin kamu cek.
Saat proses menyala ulang, masuk ke menu recovery lalu pilih troubleshoot.
Setelah itu, lanjutkan ke advanced options dan pilih UEFI firmware settings.
Klik restart lagi, lalu tunggu sampai laptop masuk ke menu BIOS.
Di sinilah kamu bisa melihat apakah BIOS bisa diakses atau justru terkunci.
Kalau BIOS tidak bisa dibuka atau meminta password, kamu wajib curiga.
BIOS terkunci biasanya menandakan ada sesuatu yang disembunyikan oleh penjual.
Meskipun BIOS bisa direset, kondisi ini tetap jadi tanda negatif saat membeli.
Penjual jujur biasanya tidak akan mengunci akses BIOS laptop yang dijual.
Jadi, cek BIOS laptop harus jadi prioritas utama sebelum transaksi dilakukan.
Risiko beli laptop dengan BIOS terkunci
Laptop dengan BIOS terkunci membuat kamu tidak bebas mengatur sistem.
Kamu tidak bisa mengubah pengaturan penting seperti booting atau hardware.
Hal ini sangat mengganggu terutama jika kamu ingin install ulang sistem operasi.







