YouTube masih membuka ruang luas untuk kreator yang memakai AI secara sehat. Kamu boleh memakai AI untuk riset, untuk mengembangkan ide, atau untuk membantu proses pengerjaan. Namun, kamu tetap harus memberi sentuhan manusia yang jelas. Kamu harus hadir di dalam konten tersebut. Kamu harus memfilter, mengolah, dan memberi nilai tambah personal.
Jadi batasnya jelas. AI boleh bantu kamu berpikir dan bekerja lebih cepat, tapi kamu tetap wajib jadi “otak utama” dari gagasan dan esensi konten itu.
“Minim nilai tambah” artinya konten AI yang tidak punya kreativitas, tidak punya orisinalitas, dan hanya melakukan autoproduksi massal. Konten itu terlihat tidak autentik, tidak punya sudut pandang, dan berisiko melanggar hak cipta. Karena itu, YouTube akan menolak monetisasinya.
Kita memasuki era AI yang makin besar, tapi ironisnya nilai manusia justru makin mahal. Bukan siapa yang paling cepat upload, tapi siapa yang paling punya makna.
Page: 1 2
RADARPANGANDARAN.COM – Kasus dugaan investasi ilegal MBA di Pangandaran terus menjadi sorotan. Polres Pangandaran bersama…
RADARPANGANDARAN.COM – Bus Pariwisata mengalami kecelakaan di Tol Cipali pada Senin 16 Februari 2026 dini…
RADARPANGANDARAN.COM – Tahun Kuda Api 2026 membawa energi panas dan agresif. Namun, ada 4 shio…
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini semakin banyak digunakan untuk edit foto dengan…
RADARPANGANDARAN.COM - Mazda CX-30 hadir sebagai SUV premium kompak dengan mesin SKYACTIV-G dan fitur i-Activsense. Model…
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini menjadi cara kreatif untuk mengubah foto biasa…
This website uses cookies.