Jika getas, aliran udara menjadi tidak terkontrol.
Selain selang, valve AIS juga berperan penting.
Valve yang macet terbuka menyebabkan oksigen berlebih.
Sensor O2 membaca data di luar batas normal.
Kawasaki menyebut kondisi ini memicu DTC.
DTC disimpan ECU sebagai error sistem emisi.
Lampu FI kemudian menyala otomatis.
Gejala lain bisa berupa idle tidak stabil.
Backfire juga sering muncul saat deselerasi.
Pabrikan sepakat valve macet harus diganti.
Perbaikan sementara tidak direkomendasikan.
Penggantian komponen menjadi solusi resmi.
Hubungan Sistem Emisi Sekunder dengan Lampu Indikator Menyala
Lampu indikator menyala karena ECU mendeteksi data tidak wajar.
Honda menjelaskan kebocoran vakum memengaruhi sensor MAP.
Sensor membaca tekanan yang tidak sesuai spesifikasi.
ECU lalu menyimpulkan adanya gangguan sistem.
Yamaha menambahkan AIS memengaruhi pembacaan AFR.
Jika udara tambahan tidak terkontrol, data menjadi bias.
Kondisi ini memicu engine check light.
Kawasaki menyebut PAIR terhubung langsung ke O2 sensor.
Kesalahan aliran udara langsung terdeteksi.
Semua pabrikan menegaskan satu hal penting.
Sistem emisi sekunder bukan aksesori tambahan.
Sistem ini bagian integral dari injeksi modern.
Karena itu, bypass AIS tidak dianjurkan.
Bypass dapat menyebabkan error lanjutan.
ECU tetap membaca data abnormal.
Lampu indikator bisa terus menyala.
Solusi resmi selalu mengarah ke penggantian komponen.
Pembersihan hanya bersifat sementara.
Pabrikan menyarankan inspeksi visual rutin.
Selang harus diganti jika mengeras.













