RADARPANGANDARAN.COM –Â Leapmotor C10 menghadirkan ADAS terintegrasi EV melalui kontrol terpusat sehingga respons kendaraan terasa presisi dan efisien.
Secara umum, Leapmotor mengembangkan C10 sebagai SUV listrik modern dengan pendekatan teknologi menyeluruh.
Selain itu, Leapmotor menyatukan sistem EV dan ADAS dalam satu arsitektur terpadu.
Pendekatan ini berbeda dari sistem konvensional yang memisahkan tiap modul.
Karena itu, koordinasi antar sistem berlangsung lebih cepat.
Akibatnya, kendaraan merespons input pengemudi secara halus dan konsisten.
Leapmotor membangun C10 di atas platform Leap 3.0.
Platform ini dirancang khusus untuk kendaraan listrik generasi terbaru.
Seluruh sistem elektronik terhubung dalam satu domain controller.
Dengan demikian, sistem mengurangi latensi komunikasi antar modul.
Hasilnya, fitur keselamatan aktif bekerja lebih presisi.
Leapmotor menyebut integrasi ini sebagai kunci efisiensi sistem.
Penjelasan teknologi tersebut tersedia di situs resmi Leapmotor.
Dokumen tersebut menegaskan fokus perusahaan pada kontrol terpusat.
Sistem ini menggabungkan motor, baterai, dan ADAS secara langsung.
Platform Leap 3.0 dan Arsitektur Kontrol Terpusat
Leapmotor C10 menggunakan platform Leap 3.0 sebagai fondasi utama sistem kendaraan.
Platform ini mengintegrasikan powertrain EV dan ADAS dalam satu ECU pusat.
Menurut whitepaper Leapmotor, arsitektur ini memakai central domain controller.
Sistem ini menggantikan banyak ECU terpisah pada desain lama.
Karena itu, sistem mempercepat komunikasi data internal.







