RADARPANGANDARAN.COM –Â Starter normal tetapi mesin lama hidup biasanya terjadi karena tekanan BBM turun atau kompresi melemah.
Akibatnya, pembakaran awal tidak langsung bekerja optimal.
Banyak pengendara panik saat mesin sulit menyala.
Padahal, suara starter terdengar normal dan kuat.
Namun demikian, mesin tetap membutuhkan beberapa detik sebelum hidup.
Masalah ini sering muncul pada motor injeksi modern.
Selain itu, gejalanya biasanya muncul secara bertahap.
Motor masih bisa hidup, tetapi membutuhkan waktu lebih lama.
Karena itu, teknisi perlu mendiagnosis sistem bahan bakar lebih awal.
Beberapa pabrikan pun sudah menjelaskan penyebab kondisi ini.
Sebagai contoh, Honda Indonesia melalui PGM-FI menekankan pentingnya tekanan bahan bakar stabil.
Tekanan yang tidak konsisten kemudian mengganggu proses pembakaran awal.
Akibatnya, mesin membutuhkan waktu lebih lama untuk menyala.
Yamaha Motor Indonesia juga menjelaskan alur sistem injeksi serupa.
Fuel pump memompa bensin ke injektor dengan tekanan tertentu.
Jika tekanan turun, sistem tidak menyalurkan bahan bakar secara maksimal.
Tekanan BBM Turun dan Injektor Spray Pattern Buruk
Tekanan BBM yang turun menjadi penyebab utama mesin lama hidup.
Fuel pump menjaga tekanan bahan bakar tetap stabil.
Jika fuel pump melemah, tekanan bahan bakar ikut menurun.
Selain itu, kebiasaan membiarkan tangki kosong mempercepat keausan pompa.
Honda menjelaskan bahwa tekanan harus sesuai spesifikasi pabrikan.
Manual servis Yamaha juga menyarankan teknisi memeriksa tekanan dengan manometer.







