Mesin Motor Berat Tanpa Bunyi? Waspada Kompresi Naik dan Gesekan Internal!

RADARPANGANDARAN.COM – Mesin motor sering terasa berat tanpa bunyi karena kompresi meningkat, oli menurun, dan gesekan naik perlahan.

Secara umum, kondisi ini membingungkan banyak pemilik motor.

Mesin terasa menahan saat pengendara memutarnya.

Namun demikian, pengendara tidak mendengar suara kasar atau knocking.

Akibatnya, banyak pengendara menganggap mesin masih normal.

Padahal, gejala ini sebenarnya menandakan masalah serius.

Biasanya, perubahan pertama terasa saat pengendara menekan starter.

Selain itu, akselerasi awal terasa lebih berat dari biasanya.

Kemudian, engine braking juga terasa lebih kuat.

Gejala ini muncul perlahan dan terasa konsisten.

Karena itu, banyak pengguna sering mengabaikannya.

Padahal, kondisi ini berkaitan langsung dengan sistem pelumasan mesin.

Sebagai referensi, Honda menjelaskan kondisi ini cukup sering terjadi.

Masalah ini umumnya muncul pada motor harian.

Terutama, motor dengan jadwal penggantian oli terlambat.

Selain itu, penggunaan berat mempercepat kemunculan gejala.

Oleh sebab itu, mesin berat tanpa bunyi bukan masalah sepele.

Kualitas Oli Menurun dan Gesekan Internal Meningkat

Pertama, kualitas oli menurun menjadi penyebab utama mesin terasa berat.

Honda Motor Co. menjelaskan oli teroksidasi gagal membentuk lapisan pelindung optimal.

Akibatnya, gesekan internal meningkat secara signifikan.

Namun, kondisi ini tidak selalu menghasilkan bunyi.

Honda menyebut kondisi tersebut sebagai boundary lubrication condition.

Dalam kondisi ini, logam saling bergesekan langsung.