Motor Bergetar Sampai Jok? Periksa Engine Mounting Sekarang!

RADARPANGANDARAN.COM – Getaran motor ke jok sering muncul akibat engine mounting keras, resonansi rangka, dan distribusi massa tidak seimbang.

Umumnya, masalah ini muncul pada putaran mesin tertentu.

Sebagian pengendara mengira mesin menjadi satu-satunya penyebab.

Padahal, rangka dapat menyalurkan getaran hingga ke jok.

Karena itu, teknisi perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Engine mounting meredam dan mengisolasi getaran mesin.

Jika karet mengeras atau retak, komponen gagal menyaring getaran.

Akibatnya, getaran menjalar ke bodi lalu mencapai jok.

Honda Indonesia melalui bengkel resmi menekankan pentingnya mounting sebagai peredam utama.

Selain itu, teknisi juga memeriksa bushing rangka.

Jika kedua komponen melemah, pengendara merasakan getaran lebih kuat.

Karena itu, pemilik harus menjaga elastisitas karet peredam.

Ketidakstabilan tersebut kemudian memperbesar rambatan getaran.

Jok pun menjadi titik yang paling terasa.

Namun demikian, engine mounting bukan satu-satunya faktor.

Engine Mounting Keras dan Jalur Getaran ke Jok

Engine mounting keras mengurangi kemampuan redaman alami motor.

Saat mesin bergetar, rangka langsung menerima energi getar.

Karena itu, getaran menyebar tanpa hambatan berarti.

Mounting sehat mampu menahan gerakan puntir mesin.

Namun jika getas, komponen kehilangan kemampuan isolasi.

Honda Indonesia menyarankan pemeriksaan mounting saat getaran terasa berlebih.

AHASS turut memeriksa kondisi bushing dan dudukan mesin.

Selain itu, teknisi mengecek keseimbangan roda dan drivetrain.