RADARPANGANDARAN.COM –Â Getaran pindah gigi motor umumnya muncul karena kopling tidak center, poros transmisi bermasalah, atau dudukan mesin tidak optimal.
Pada dasarnya, kondisi ini bukan karakter normal mesin.
Pabrikan secara tegas menyatakan getaran saat ganti gigi menandakan gangguan mekanis.
Biasanya, getaran terasa saat perpindahan gigi rendah.
Namun demikian, beberapa motor juga mengalaminya di gigi menengah.
Transisi beban mesin sering memicu munculnya gejala tersebut.
Oleh karena itu, mekanik harus melakukan diagnosis secara sistematis.
Sebagai acuan utama, mekanik perlu menggunakan manual servis pabrikan.
Sebaliknya, pemeriksaan acak sering menghasilkan diagnosis keliru.
Selain itu, getaran dapat berpindah lokasi sesuai kondisi kerja mesin.
Akibatnya, kondisi ini kerap membingungkan pemilik motor.
Padahal, sumber masalah tetap berada di sistem drivetrain.
Karena itu, mekanik perlu memeriksa tiga komponen utama.
Menariknya, semua pabrikan merujuk pada komponen yang sama.
Bahkan, kesalahan kecil dapat menimbulkan getaran besar.
Oleh sebab itu, pemahaman teknis menjadi sangat penting.
Kopling Tidak Center dan Dampaknya Saat Pindah Gigi
Kopling tidak center sering menjadi penyebab awal getaran saat motor pindah gigi.
Honda Service Manual menjelaskan kampas kopling aus tidak merata memicu vibrasi.
Biasanya, pengendara merasakan kondisi ini saat melepas kopling.
Getaran muncul karena gaya tekan kampas tidak seimbang.
Selain itu, Yamaha Technical Manual menyebut pegas kopling melemah memperparah gejala.













