Ban yang terlalu keras bisa kehilangan daya cengkeram di jalan licin.
Sementara ban kempis justru membuat motor sulit dikendalikan dan boros bahan bakar.
Ganti ban jika sudah retak atau kembangannya menipis.
Ingat, ban adalah satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan jalan.
3. Rem dan Kampas Rem
Rem adalah faktor utama keselamatan saat berkendara di musim hujan.
Wahana Honda menyebutkan, rem dan kampas rem wajib dicek ketebalannya secara rutin.
Bersihkan cakram atau tromol dari lumpur yang menempel setelah hujan.
Jika suara rem mulai berdecit, itu tanda kampas sudah tipis atau basah.
Gunakan cairan pembersih rem untuk mengembalikan daya cengkeram.
Pastikan juga cairan rem masih cukup dan tidak berubah warna.
4. Rantai dan Transmisi
Jangan remehkan rantai motor saat musim hujan.
Air dan lumpur bisa mempercepat keausan serta membuat rantai berkarat.
Lumasi rantai setiap kali motor terkena hujan.
Gunakan pelumas khusus rantai agar tahan air dan tidak mudah kendor.
Jika rantai terlalu longgar, segera setel ulang di bengkel terdekat.
Rantai yang longgar bisa menyebabkan perpindahan gigi tidak halus dan bahkan berisiko lepas.
5. Bodi dan Komponen Eksterior
Setelah hujan, jangan biarkan air mengering begitu saja di bodi motor.
Astra Honda Motor merekomendasikan untuk mencuci dan mengeringkan motor segera setelah kehujanan.
Air hujan mengandung zat asam yang bisa merusak cat dan menimbulkan karat.
Gunakan lap microfiber dan sabun motor yang lembut.
Keringkan bagian kolong dan bawah bodi karena area ini paling sering terkena cipratan air.










