Musim Hujan, Waspadai Rem Motor yang Tiba-Tiba Tak Pakem!

Setelah berkendara saat hujan, lakukan pengereman ringan dengan kecepatan rendah.

Ini membantu mengeringkan sisa air pada kampas dan piringan cakram.

Bersihkan permukaan disc dengan kain microfiber kering setelah motor diparkir.

Pastikan rem dalam kondisi kering sebelum digunakan kembali.

Jangan memakai cairan pembersih sembarangan pada area rem.

Bahan kimia yang salah bisa merusak lapisan gesek kampas rem.

Gunakan kampas rem sintered metal yang lebih stabil saat kondisi basah ekstrem.

Kampas ini cocok untuk pemakaian harian yang intens dan sering terkena hujan.

Ganti selang rem biasa dengan selang braided untuk modulasi tekanan yang lebih stabil.

Tekanan rem yang stabil penting saat harus melakukan pengereman mendadak.

Periksa kondisi seal kaliper minimal sebulan sekali selama musim hujan.

Seal yang rusak bisa menyebabkan air masuk ke sistem pengereman.

Kebocoran kecil tetap bisa menyebabkan rem kehilangan daya cengkeram.

Rem bukan sekadar komponen biasa—ini adalah sistem penyelamat saat kondisi darurat.

Biaya perawatan jauh lebih murah dibanding risiko kecelakaan akibat rem gagal.

Jangan anggap remeh rem di musim hujan, meski terlihat bekerja normal.

Perhatikan detail kecil agar performa rem tetap optimal dan aman.

Ingat, tujuan utama setiap pengendara adalah sampai rumah dengan selamat.

Keselamatan itu dimulai dari hal kecil yang kita rawat setiap hari.