Musim Hujan, Waspadai Rem Motor yang Tiba-Tiba Tak Pakem!

RADARPANGANDARAN.COM – Musim hujan jadi tantangan serius bagi rem motor matic, terutama motor keluaran Jepang yang sensitif terhadap kelembapan.

Rem yang biasanya responsif bisa tiba-tiba melemah, tidak pakem atau terasa lambat saat tuas ditarik.

Masalah ini tidak hanya terjadi pada motor tua, motor baru pun bisa mengalaminya saat hujan deras.

Penyebab Rem Motor Melemah Saat Hujan

Rem motor bisa kehilangan performa dengan cepat saat musim hujan, terutama pada motor yang digunakan setiap hari.

Air hujan mengurangi gesekan antara kampas rem dan piringan cakram.

Selain itu, air membawa debu dan kotoran halus ke permukaan disc.

Partikel kecil ini bisa menempel dan menumpuk, membuat rem tidak menggigit maksimal.

Akibatnya, rem terasa dalam, tidak langsung menggigit, bahkan bisa tiba-tiba kehilangan cengkeraman.

Kondisi ini bisa muncul mendadak tanpa tanda-tanda sebelumnya.

Kelembapan tinggi juga merusak kestabilan material gesek pada kampas rem.

Motor mahal pun bisa terdampak jika tidak dirawat dengan benar.

Motor baru juga tidak kebal, apalagi jika kondisi jalan sering basah.

Faktor utama penentu efektivitas rem tetaplah grip antara kampas dan disc.

Saat grip turun, keselamatan berkendara pun ikut menurun drastis.

Hujan deras meningkatkan risiko kecelakaan dalam waktu singkat.

Jalan di wilayah Priangan sering berubah cepat karena genangan dan lumpur.

Pasir dan lumpur bisa menempel di rem dan mengganggu pengereman.

Seringkali kecelakaan bukan karena motor rusak, tapi karena rem terganggu faktor lingkungan.

Tips Merawat Rem Motor di Musim Hujan

Tidak perlu alat mahal, yang penting disiplin merawat rem secara konsisten setiap hari.