RADARPANGANDARAN.COM – Neta L hadir sebagai SUV listrik 2026 dengan ADAS Level 2, sekaligus menandai evolusi strategis Neta.
Dengan demikian, model ini mencerminkan pergeseran Neta dari EV murah menuju kendaraan semi-premium berbasis software.
Perubahan ini, pada akhirnya, menunjukkan arah baru strategi Neta di pasar global.
Sebelumnya, Neta dikenal luas melalui mobil listrik berharga terjangkau.
Kini, bagaimanapun, pendekatan teknologi mulai menjadi fokus utama perusahaan.
Langkah ini, selaras dengan tren global, mengikuti arah kendaraan pintar modern.
Saat ini, konsumen tidak lagi hanya mencari harga murah.
Sebaliknya, fitur keselamatan aktif kini menjadi nilai jual penting.
Neta L sendiri dikembangkan oleh Hozon Auto sebagai produk generasi baru.
Informasi tersebut, secara resmi, dikonfirmasi melalui situs neta.co.id.
Selain itu, Neta menyebut SUV ini menawarkan pengalaman berkendara imersif.
Pendekatan tersebut mengandalkan integrasi software dan sensor pintar.
Inilah, pada dasarnya, pembeda utama Neta L dari model sebelumnya.
SUV ini pun diposisikan lebih tinggi dari sisi teknologi.
Fokusnya bukan sekadar mobilitas dasar.
Melainkan, pengalaman berkendara yang lebih cerdas dan terhubung.
Evolusi ini, pada akhirnya, memperkuat citra Neta sebagai produsen EV berkembang.
Teknologi ADAS Level 2 pada Neta L
Neta L diproyeksikan mengusung ADAS Level 2 sebagai fitur utama.
Secara umum, teknologi ini mencakup bantuan berkendara semi-otonom.
Salah satu fitur pentingnya adalah full-speed adaptive cruise control.













