RADARPANGANDARAN.COM –Â Konsumsi oli motor sering meningkat perlahan ketika mesin mengurangi oli tanpa menunjukkan kebocoran eksternal.
Umumnya, kondisi ini muncul akibat ring piston melemah atau seal klep mulai aus.
Masalah tersebut kerap membingungkan pemilik motor.
Mesin tetap terasa normal dan masih bertenaga.
Namun demikian, level oli terus turun secara perlahan.
Kondisi ini sering muncul pada motor yang digunakan harian.
Terutama, motor dengan usia pakai cukup lama lebih rentan mengalaminya.
Banyak pengendara baru menyadari kondisi ini saat servis rutin.
Karena itu, pemilik motor perlu memahami penyebabnya sejak awal.
Pabrikan menyebut kondisi ini sebagai hal yang umum secara teknis.
Honda dan Yamaha mengakui gejala tersebut dalam dokumentasi teknis.
Namun, penyebabnya tidak selalu berasal dari kerusakan berat.
Sebagian besar kasus terjadi akibat keausan komponen secara bertahap.
Proses ini berlangsung tanpa tanda mencolok.
Meski begitu, dampaknya nyata terhadap konsumsi oli.
Jika pengendara membiarkannya, risiko kerusakan mesin akan meningkat.
Oleh sebab itu, deteksi dini sangat disarankan.
Ring Piston Lemah dan Seal Klep Aus
Ring piston lemah sering menjadi penyebab utama meningkatnya konsumsi oli motor secara perlahan.
Honda Motor Co menjelaskan bahwa ring piston aus memungkinkan oli masuk ke ruang bakar.
Proses tersebut terjadi tanpa menimbulkan kebocoran luar.
Akibatnya, mesin membakar oli sedikit demi sedikit.
Yamaha menyebut kondisi ini umum pada mesin empat tak.
Biasanya, gejala lebih sering muncul pada putaran mesin tinggi.












