Cek Modul ABS Mobilmu, Jangan Sampai Komponen Mahal Ini Rusak!

RADARPANGANDARAN.COM – Sistem rem modern memakai ABS module yang mengatur tekanan rem saat roda hampir terkunci.

Karena fungsinya vital, Anda perlu mengecek modul ABS segera ketika muncul tanda error, terutama jika sensor roda kotor.

Jika Anda membiarkannya, kerusakan pada modul hidrolik bisa memicu biaya servis besar yang menguras kantong.

Makanya, pemilik mobil wajib tahu gejala awal dan cara sederhana mengecek komponen ABS.

Tanda ABS Mengalami Gangguan

Lampu indikator ABS yang menyala menjadi tanda paling mudah dikenali.

Jika lampu tetap menyala saat mesin hidup, berarti ada komponen ABS yang harus Anda periksa.

Sering kali penyebabnya bukan modul langsung, tapi sensor roda yang kotor oleh debu atau lumpur jalanan.

Sensor kotor membuat pembacaan kecepatan roda jadi tidak akurat.

Ketika sensor salah membaca data, modul ABS tidak bisa bekerja optimal.

Dalam beberapa kasus, pedal rem terasa lebih keras dari biasanya saat Anda injak.

Bahkan rem bisa terasa bergetar ketika mobil mengerem di permukaan licin.

Menurut Suzuki Indonesia, sistem ABS memerlukan sensor roda, ECU, dan modul hidrolik yang semuanya harus bekerja sinkron.

Jadi gangguan kecil saja bisa memengaruhi performa rem secara keseluruhan.

Jika lampu ABS muncul bersamaan dengan lampu rem, Anda harus segera memeriksakan mobil.

Menurut artikel teknis dari BreakerLink, pompa yang mengeluarkan suara tidak normal dapat menandakan modul ABS bermasalah.

Beberapa mobil mengeluarkan notifikasi khusus saat sistem ABS mendeteksi gangguan serius.