RADARPANGANDARAN.COM – Masalah perawatan air intake sering diabaikan pemilik mobil.
Padahal komponen seperti throttle body yang menumpuk kotoran dapat menyebabkan idle tidak stabil.
Filter udara yang tersumbat dan intake hose bocor juga dapat mengganggu performa mesin.
Beberapa gejala muncul lebih cepat pada mobil yang sering melintasi jalan berdebu setiap hari.
Karena itu penting memahami tanda awal kerusakan dan jadwal perawatannya.
Tanda Throttle Body Kotor yang Harus Diwaspadai
Throttle body bekerja mengatur udara masuk ke ruang bakar.
Jika throttle body kotor, aliran udara terganggu sehingga mesin terasa berat.
Mengutip dari Castrol, gejala awal biasanya muncul pada idle yang tidak stabil.
Pedal gas terasa kurang responsif dan tarikan mobil menjadi lebih lambat.
Kadang mesin hampir mati saat berhenti di lampu merah.
Bahkan beberapa mobil bisa mengalami stalling saat throttle terlalu kotor.
Daihatsu Indonesia menjelaskan bahwa kotoran biasanya berasal dari filter udara yang jarang dibersihkan.
Endapan karbon juga menempel di katup throttle karena pemakaian jangka panjang.
Dokter Mobil menyebut gejala lain berupa getaran lebih besar saat mesin idle.
Ketika gejala mulai muncul, pemilik mobil harus segera membersihkan komponen tersebut agar kerusakan tidak menyebar.
Pemilik dapat membersihkan throttle body menggunakan cairan khusus tanpa harus melepas seluruh unit.
Namun, mekanik bengkel dapat melakukan pembersihan lebih dalam dengan lebih aman.
Waktu pembersihan ideal biasanya setiap 20.000–30.000 kilometer.







