Perawatan Inverter Mobil Listrik, Cara Mencegah Panas Berlebih dan Kerusakan Dini

RADARPANGANDARAN.COM – Perawatan inverter mobil listrik sangat penting karena power electronics mobil listrik sensitif panas.

Pendinginan inverter dan perangkat lunak kontrol daya harus beroperasi secara optimal.

Inverter berfungsi mengubah arus DC menjadi AC.

Proses tersebut menghasilkan panas cukup tinggi.

Karena itu, sistem pendinginan berperan krusial.

Bosch menjelaskan inverter bekerja pada tegangan dan arus besar.

Jika panas tidak terkendali, efisiensi menurun.

Selain itu, umur komponen bisa memendek.

Mobil listrik modern mengandalkan pendinginan cairan.

Sistem ini menjaga suhu tetap stabil.

Meski demikian, pengguna tetap perlu melakukan perawatan rutin.

Pengguna sering tidak menyadari terjadinya overheating.

Padahal gejalanya muncul secara bertahap.

Toyota menyatakan bahwa perangkat lunak mengendalikan sistem perlindungan inverter.

Saat suhu meningkat, sistem secara otomatis membatasi daya.

Kondisi ini bertujuan mencegah kerusakan permanen.

Karena itu, pemahaman dasar perawatan menjadi penting.

Pendinginan Inverter dan Tanda Overheating

Pendinginan inverter menjadi fokus utama dalam perawatan inverter mobil listrik.

Bosch menjelaskan bahwa inverter menggunakan liquid cooling plate terintegrasi.

Sistem ini menyerap panas dari modul semikonduktor.

Pendinginan cair bekerja lebih efektif daripada pendinginan udara.

Namun, cairan pendingin harus selalu dalam kondisi baik.

Jika volume coolant berkurang, suhu cepat naik.

Selain itu, saluran pendingin bisa tersumbat kotoran.

Akibatnya, panas tidak terdistribusi merata.