RADARPANGANDARAN.COM – Buat kamu yang hobi off-road, perawatan mobil off-road setelah melewati lumpur, pasir, dan sungai itu wajib.
Alasannya simpel, kondisi ekstrem bisa membuat komponen aus, kotor, atau bahkan rusak jika kamu membiarkannya begitu saja.
Karena itu, setelah off-road, lakukan perawatan after off-road agar mobil tetap aman digunakan.
Langkah pentingnya meliputi cek underbody, pelumasan ulang, pengecekan drivetrain, sampai potensi water ingress.
Cek semua komponen penting supaya kendaraan tetap kuat menghadapi medan berat selanjutnya.
Bersihkan Underbody dan Komponen Bawah Mobil
Setelah off-road, bagian bawah mobil adalah area paling kotor.
Mengutip Club 4X4 bahwa lumpur bisa menumpuk dan bekerja seperti “amplas basah dan kering”.
Lumpur bisa menyelip ke celah kecil dan mempercepat keausan komponen penting.
Mulailah dengan memeriksa underbody sebagai langkah pertama.
Siramlah bagian bawah mobil memakai tekanan air tinggi hingga lumpur terlepas.
Bersihkan area knalpot, lower arm, crossmember, dan dudukan suspensi.
Land Rover juga menegaskan pentingnya membersihkan underbody setelah melewati pasir atau air.
Pasir dan lumpur bisa menimbulkan korosi jika kamu membiarkannya menempel terlalu lama.
Cek juga apakah ada benturan pada pelindung kolong atau skidplate saat melewati batu.
Benturan kecil bisa menyebabkan retakan yang membuka jalur masuk air kotor.
Jika kamu menemukan kerusakan, segera perbaiki sebelum kembali turun ke medan berat.
Cek Differential, Transmisi, dan Water Ingress
Bagian paling penting dalam perawatan mobil off-road adalah memeriksa drivetrain.







