Perawatan Seal Mesin, Rahasia Mencegah Kebocoran Oli Halus yang Sering Tak Terlihat!

RADARPANGANDARAN.COM – Perawatan seal mesin sangat penting karena kebocoran oli halus dari crankshaft seal atau camshaft seal.

Bisa merusak timing belt secara perlahan dan menyebabkan kerusakan besar.

Kebocoran oli halus sering sulit terlihat.

Namun, gejalanya muncul saat mesin mulai terasa kurang halus.

Selain itu, area sekitar timing belt biasanya tampak sedikit basah.

Kondisi tersebut perlu perhatian segera agar tidak memburuk.

Beberapa mekanik menyarankan pengecekan rutin untuk mendeteksi masalah awal.

Crankshaft seal berada di area poros engkol.

Ketika seal aus, oli mulai merembes dan menyebar ke pulley.

Karena itu, timing belt bisa tergelincir pada kecepatan tertentu.

Risiko tersebut sangat berbahaya bagi mesin interference.

Camshaft seal bekerja pada area noken as.

Oli biasanya hanya membasahi area belakang cover timing.

Namun, efeknya tetap merusak belt dalam jangka panjang.

Valve cover gasket juga sering menjadi sumber rembesan kecil.

Karena itu, kebocoran kecil mulai muncul di sekitar kepala silinder.

Dampak Kebocoran Oli Halus pada Timing Belt Mesin

Kebocoran oli halus memberi ancaman besar untuk timing belt.

Belt rusak lebih cepat saat terkena oli.

Selain itu, belt bisa kehilangan traksi secara tiba-tiba.

Timing belt yang licin mudah tergelincir dari pulley.

Jika belt sampai meleset, sinkronisasi mesin langsung terganggu.

Mesin interference bisa mengalami benturan piston.

Kerusakan tersebut sering menyebabkan biaya perbaikan sangat besar.

Selain itu, oli yang menetes ke area bawah mesin membuat serpentine belt kotor.