Oli dapat mempercepat keausan bagian karet di sekitar mesin.
Karena itu, pemeriksaan kebocoran menjadi langkah penting setiap servis.
Beberapa mekanik menyarankan melihat area bawah mobil setiap pagi.
Tetesan kecil sering menjadi tanda awal kebocoran internal.
Namun, rembesan halus mungkin tidak langsung terlihat pada lantai.
Karena itu, inspeksi visual menjadi langkah paling efektif.
Timing belt yang terkena oli harus segera diganti.
Selain itu, seal bocor wajib diperbaiki agar kerusakan tidak berulang.
Perawatan Preventif Crankshaft Seal, Camshaft Seal, dan Valve Cover Gasket
Perawatan seal mesin dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana.
Disarankan mengganti seal yang sudah mengeras.
Selain itu, pemeriksaan rutin membantu menjaga kondisi mesin tetap bersih.
Crankshaft seal harus diganti jika terlihat retak.
Material seal bisa mengeras karena panas.
Karena itu, seal kehilangan elastisitas dan mulai bocor.
Camshaft seal juga membutuhkan pemeriksaan berkala.
Kebocoran kecil dapat merusak belt dalam diam.
Selain itu, oli yang jatuh ke cover timing membuat area mesin kotor.
Valve cover gasket juga mudah rusak pada usia tertentu.
Karena itu, material dapat menyusut atau retak seiring waktu.
Pemeriksaan gasket dilakukan pada setiap servis besar.
Selain itu, penggunaan oli berkualitas membantu seal lebih awet.
Perawatan tersebut membuat seal bekerja lebih optimal.
Manual servis pabrikan memuat prosedur penggantian lengkap.
Scribd juga memiliki banyak dokumen teknis sebagai referensi umum.
Teknisi harus mengikuti urutan pemasangan untuk mencegah kebocoran ulang.













