Perawatan Sensor Posisi Rotor, Rahasia Resolver Encoder Tetap Akurat di Motor EV!

Shielding melindungi sinyal dari gangguan elektromagnetik eksternal.

Tanpa perlindungan tersebut, noise mengganggu akurasi data.

Selain pemeriksaan fisik, teknisi perlu menjalankan pemindaian diagnostik berkala.

Controller biasanya mencatat error sensor posisi dalam sistem.

Jika sistem menemukan fault code, teknisi harus segera mengevaluasi sumber masalah.

Perawatan preventif jelas lebih hemat daripada memperbaiki sistem kontrol rusak.

Karena itu, manajemen perlu menjadwalkan inspeksi rutin.

Motor EV membutuhkan sistem sensor dengan presisi tinggi.

Resolver encoder menjadi pusat sistem kontrol tersebut.

Tanpa perawatan sensor posisi rotor yang konsisten, performa EV menurun signifikan.

Sebaliknya, perawatan tepat menjaga efisiensi dan keselamatan berkendara.