Transmisi Torque Converter Modern Cepat Rusak? Ini Cara Merawatnya!

Salah satu gejala umum adalah perpindahan gigi yang tidak lagi mulus.

Kadang muncul hentakan kecil saat gigi berpindah di kecepatan rendah.

Jika ATF sudah terlalu kotor, perpindahan bisa terasa tertahan.

Bau gosong dari area transmisi juga menandakan ATF mulai rusak.

Overheating adalah masalah serius yang mempercepat kerusakan internal.

Mengutip dari Blue Ridge Automotive, ATF yang panas bisa kehilangan kemampuan pelumasnya.

Ini membuat material gesek di dalam transmisi cepat aus.

Warna ATF juga bisa menjadi patokan kondisi transmisi.

ATF sehat biasanya merah bening, sementara ATF rusak berubah gelap.

Jika transmisi mulai slip, mobil terasa seperti kehilangan tenaga saat gas diinjak.

Slip juga bisa muncul saat suhu transmisi terlalu panas.

Selain itu, suara dengung halus bisa menandakan torque converter mulai bermasalah.

Auto DR menyebut torque converter termasuk penyebab umum kerusakan transmisi otomatis.

Jika muncul gejala ini, segera lakukan pengecekan profesional.

Beberapa mobil memakai sistem transmisi tertutup yang butuh teknisi khusus.

Merawat transmisi otomatis sebenarnya tidak rumit jika dilakukan rutin.

Cukup perhatikan kondisi ATF mobil, gaya berkendara, dan lingkungan pemakaian harian.

Transmisi torque converter akan tetap awet selama tidak dibiarkan bekerja dengan ATF kotor.

Lebih baik mengganti ATF tepat waktu daripada membayar biaya perbaikan mahal.

Dengan memahami gejala transmisi sejak awal, kamu bisa mencegah kerusakan besar.

Transmisi modern butuh perhatian, tetapi hasilnya sepadan: mobil tetap nyaman dan responsif.