Faktor non-teknis justru memberi pengaruh besar terhadap keiritan BBM.
Gaya berkendara menjadi penentu utama konsumsi bahan bakar.
Bobot pengendara turut memengaruhi kerja mesin di perjalanan jauh.
Tekanan ban yang tidak ideal dapat meningkatkan hambatan gulir.
Kondisi jalan dan kontur rute juga berpengaruh pada efisiensi.
Jenis BBM yang digunakan ikut menentukan hasil konsumsi akhir.
Pengamat otomotif menilai eSP+ unggul dalam efisiensi jangka panjang.
Sistem pembakaran eSP+ dinilai stabil di kecepatan menengah.
Blue Core unggul dalam respons mesin dan sensasi berkendara.
Karakter agresif Blue Core sedikit mengorbankan efisiensi BBM.
Kesimpulannya, eSP+ irit BBM unggul tipis di rute luar kota.
Blue Core irit BBM tetap kompetitif dan layak dipertimbangkan.
Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan dan preferensi pengguna.
Efisiensi maksimal cocok bagi pelaju antarkota rutin.
Respons mesin agresif cocok untuk pengendara dinamis.
Kedua teknologi sama-sama dirancang dengan standar efisiensi tinggi.
Pengguna skutik kini memiliki banyak opsi mesin irit dan modern.







