Arahkan tatapan mata saya langsung ke kamera dengan ekspresi percaya diri dan fokus agar terlihat hidup.
Tambahkan cahaya lampu kota yang hangat serta pantulan halus di permukaan jalan supaya tercipta nuansa sinematik yang dramatis namun tetap natural.
Perjelas tekstur kain mantel dan detail mata saya agar hasilnya realistis dan tidak terlihat seperti buatan AI.
Ciptakan suasana stylish seperti pemotretan fashion urban profesional.”
Prompt 2:
“Edit foto saya tanpa mengubah identitas wajah saya.
Buat saya duduk santai di kursi kafe outdoor dengan mantel cokelat yang tersampir rapi di bahu.
Putar tubuh saya sedikit menyamping sambil menoleh ke arah kamera dengan tatapan lembut yang penuh ekspresi.
Gunakan cahaya pagi yang alami untuk menciptakan bayangan halus agar suasana terlihat estetik dan hangat.
Pertahankan detail kulit dan rambut saya supaya hasil akhir tetap natural dan fotogenik.
Bangun kesan elegan dan nyaman seperti potret editorial lifestyle.”
Prompt 3:
“Sesuaikan foto saya dengan tetap menjaga wajah dan ciri khas saya.
Buat saya berjalan perlahan di lorong gedung klasik dengan mantel abu-abu panjang yang bergerak mengikuti langkah saya.
Arahkan pandangan saya ke samping dengan ekspresi serius yang penuh karakter.
Tambahkan pencahayaan dari samping untuk membentuk bayangan dramatis yang memperkuat kesan sinematik.
Pertegas detail tekstur dinding dan kain agar foto tampak realistis dan tidak berlebihan.
Ciptakan suasana kuat dan elegan seperti adegan film modern.”
Prompt 4:
“Perbarui foto saya tanpa mengganti struktur wajah saya.









