RADARPANGANDARAN.COM –Â Rantai motor sering berbunyi saat digas karena alignment roda melenceng, sproket aus, atau pelumasan tidak tepat.
Masalah ini umumnya muncul saat pengendara mulai berakselerasi.
Biasanya, bunyi terdengar seperti gesekan atau ketukan berulang.
Akibatnya, banyak pengendara langsung mengira rantai sudah rusak.
Padahal, penyebabnya sering berasal dari masalah teknis sederhana.
Karena itu, pengendara perlu melakukan pemeriksaan dasar sejak awal.
Selanjutnya, pemahaman penyebab utama harus dilakukan secara runtut.
Beberapa faktor saling berkaitan dan memengaruhi kinerja rantai.
Jika satu komponen bermasalah, efeknya akan menjalar ke bagian lain.
Pabrikan motor telah menjelaskan hubungan ini secara teknis.
Oleh sebab itu, manual servis menjadi acuan utama penanganan.
Honda dan Yamaha menekankan pentingnya penyetelan yang akurat.
Kesalahan kecil sering memicu bunyi yang mengganggu.
Selain bunyi, kondisi ini juga memperpendek umur rantai.
Dengan demikian, pemahaman teknis menjadi sangat penting.
Alignment Roda Melenceng dan Sproket Aus Tak Merata
Alignment roda yang tidak sejajar sering memicu bunyi rantai saat digas.
Honda Service Manual menjelaskan roda harus sejajar di sisi kiri dan kanan.
Karena itu, mekanik tidak boleh mengandalkan perkiraan visual.
Jika alignment melenceng, sudut tarik rantai menjadi tidak lurus.
Akibatnya, rantai bergesek tidak merata pada sproket.
Yamaha menyebut kondisi ini memicu noise pada final drive.
Biasanya, bunyi muncul saat pengendara membuka throttle.







