Transmisi manual 5-percepatan menyalurkan tenaga ke roda.
Konsumen dapat memilih sistem RWD atau 4WD.
Varian dasar hadir sebagai kendaraan kerja fungsional.
Fitur standar meliputi jok kain dan pengaturan kursi manual.
Tersedia sensor parkir belakang dan AC untuk kenyamanan.
Dua airbag depan dan empat speaker melengkapi fitur keselamatan dasar.
Rely R08 Limited Edition menawarkan fitur lebih lengkap.
Varian ini memakai sistem 4WD untuk medan menantang.
Layar sentuh 15,6 inci menjadi pusat hiburan modern.
Tersedia wireless charger untuk kebutuhan perangkat digital.
Sistem surround view camera membantu visibilitas parkir.
Fitur ADAS meningkatkan keamanan saat berkendara.
Harga Rely R08 jauh lebih kompetitif dibanding rival.
Sebagai perbandingan, Toyota Hilux double cab 4WD di UAE dibanderol sekitar 115.000 dirham.
Selisih harga membuat Rely R08 UAE lebih ekonomis.
Keunggulan ini memberi nilai tambah bagi pelaku usaha.
Desain stylish juga menarik perhatian konsumen pribadi.
Rely R08 Limited Edition menggabungkan fungsi dan teknologi modern.
Kombinasi tersebut jarang ditemukan pada harga serupa.
Dengan spesifikasi Rely R08 yang solid, model ini layak dipertimbangkan.
Bagi pasar Timur Tengah, pikap ini tampil sebagai opsi rasional.
Strategi harga agresif memperkuat daya saingnya di segmen pickup double cabin.
Rely R08 Limited Edition membuktikan pikap 1 ton bisa tampil premium tanpa harga tinggi.
Page: 1 2
RADARPANGANDARAN.COM - Engine brake tidak konsisten sering terjadi karena kompresi tidak stabil atau seal klep aus.…
RADARPANGANDARAN.COM - Kamera Infinix Note 60 hadir dengan video 4K stabil, foto live flash, dan…
RADARPANGANDARAN.COM - Di Kabupaten Pangandaran tak hanya wisata pantai, tapi juga terdapat destinasi wisata aquarium.…
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini menjadi cara kreatif untuk edit foto jadi…
RADARPANGANDARAN.COM - Oppo Reno15 F 5G hadir dengan baterai 7000 mAh, fast charging 80W, dan…
RADARPANGANDARAN.COM - Jalan-jalan ke Pantai Batukaras Pangandaran bisa sekalian nyari spot ngopi yang kekinian. Di…
This website uses cookies.